Ketentuan Serta Syarat AQIQAH

Ketentuan Syarat Aqiqah: Bagi Syariat Islam, Aqiqah merupakan Ibadah Sunnah yang dicoba buat menebus putra- putri kita. Pastinya dalam beribadah, seluruhnya mempunyai ketentuan serta syarat yang butuh dikenal saat sebelum melaksanakannya. Supaya ibadah Aqiqah kita jadi lebih sempurna. Pada peluang kali ini Aqiqah Nurul Hayat hendak menarangkan menimpa ketentuan serta syarat dalam Aqiqah yang butuh dicermati. Ketentuan aqiqah buat anak pria serta ketentuan Aqiqah buat anak wanita berbeda. Ada pula postingan ini hendak berisi

1. Ketentuan serta Syarat Waktu Aqiqah

Bagi Hadits yang didalamnya di informasikan:“ Kanak- kanak itu tergadai( tertahan) dengan aqiqahnya, disembelih hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur kepalanya serta diberi nama.”( HR Ahmad).

Dari hadits diatas bisa disimpulkan kalau waktu yang pas serta cocok dengan syariat buat melakukan ibadah Aqiqah merupakan pada hari ke- 7 semenjak balita lahir aqiqah tangerang selatan .

Tetapi bila belum dapat dilaksanakan pada hari ke- 7, sebagian ulama memperbolehkan buat melaksanakannya di hari ke- 14 ataupun hari ke- 21.

2. Ketentuan Aqiqah Anak Laki- Laki

Bagi Hadits yang didalamnya di informasikan,

Dari‘ Aisyah RA, dia mengatakan: Rasulullah bersabda:“ Balita pria diaqiqahi dengan 2 kambing yang sama serta balita wanita satu kambing“.

[HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah]

Ibadah Aqiqah ialah wujud perkataan rasa syukur umat islam kepada Allah atas balita yang dilahirkan dengan syarat- syarat tertentu bagi syariat ajaran Islam. Buat Balita pria ibadah Aqiqah dilaksanakan dengan menyembelih 2 ekor kambing Aqiqah/ Hewan Aqiqah.

3. Ketentuan Aqiqah Anak Perempuan

Bagi Hadits yang didalamnya di informasikan,

Dari‘ Aisyah RA, dia mengatakan: Rasulullah bersabda:“ Balita pria diaqiqahi dengan 2 kambing yang sama serta balita wanita satu kambing“.

[HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah]

Buat anak wanita, Aqiqah cuma butuh menyembelih 1 hewan Aqiqah.

4. Ketentuan serta Syarat Kambing Aqiqah

4. 1

Jumlah serta Tipe kelamin hewan Aqiqah

Buat jumlah, cocok hadits diatas, buat balita pria kambing Aqiqah berjumlah 2 ekor. Sebaliknya buat balita wanita ibadah Aqiqah cuma butuh menyembelih 1 ekor hewan Aqiqah.

Walaupun anak pria serta anak wanita bersama mahkluk ciptaan Allah, tetapi, terdapat perbandingan menimpa jumlah hewan yang digunakan buat aqiqah.

Perihal tersebut senada dengan hukum waris, dimana anak pria berhak mewarisi harta orang tuanya 2 bagian, sebaliknya anak wanita satu bagian.

Menimpa tipe kelamin hewan( jantan ataupun betina), Bagi Jumhur Ulama, tidak disyariatkan apakah kambing aqiqah wajib jantan ataupun betina.

4. 2

Hukum Aqiqah dengan Tidak hanya Kambing

Terdapat perbandingan komentar menimpa beraqiqah dengan tidak hanya kambing:

Jumhur ulama memperbolehkannya

Sebagian ulama tidak memperbolehkannya, apalagi mereka melaporkan tidak legal aqiqah tidak hanya dari tipe kambing ataupun domba.

Mengatakan Al-‘ Iraqy rahimahullahu( meninggal tahun 806 H):

“ Serta( kambing)–dalam bahasa arab- mencakup jantan serta betina, baik dari tipe( kambing yang berambut) maupun tipe( domba/ kambing yang berbulu tebal).

Serta Nabi shallallahu‘ alaihi wa sallam memilah kala aqiqah kedua cucunya memilah yang sangat sempurna, ialah domba jantan, serta ini bukan pengkhususan, hingga boleh dalam aqiqah menyembelih kambing betina walaupun dari tipe, sebagaimana perihal ini ditunjukkan oleh kemutlakan lafadz dalam hadist- hadist yang lain.”( Tharhu At- Tatsrib, Al-‘ Iraqy 5/ 208)

4. 3 Tata Metode Pemotongan Kambing Aqiqah

Buat yang menyembelih hewan aqiqah pula butuh mencermati ketentuan serta rukun penyembelihan yang cocok dengan syariat Islam. Berikut ini merupakan perihal terpaut menyembelih hewan aqiqah:

diniatkan menyembelih hewan aqiqah bagaikan wujud Ibadah kepada Allah.

Memperlakukan hewan aqiqah dengan sebaik- baiknya.

Yakinkan pisau yang digunakan buat menyembelih wajib tajam.

Hindarkan pemikiran kambing kala lagi menajamkan pisau.

Baca Juga : Pola Pikir dan Komponen Sosiologis Pendidikan Tinggi Online

Menggiring kambing ke tempat penyembelihan dengan metode yang baik.

Hewan sembelihan direbahkan.

Posisikan dengan baik bagian badan yang hendak disembelih.

Hewan aqiqah dihadapkan ke arah kiblat kala hendak disembelih.

Meletakkan telapak kaki di leher sembelihan.

Mengucap Bismillah dikala menyembelih.

Tidak diperkenankan memakai tulang serta kuku bagaikan perlengkapan penyembelih.

By nzzl.me

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *